Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Pemanfaatan Ruang Maya : Bagaimana Cara Jitu Menghasilkan Konten Masak Menarik?

Dewasa ini di dalam sosial media sudah banyak sekali konten memasak yang dilakukan oleh koki nyata atau “dadakan”, yaitu dimana seseorang diharuskan memasak tanpa ada skill sebelumnya. Contohnya seperti ibu rumah tangga hingga mereka anak-anak muda memang pandai memasak. Hal tersebut karena sebenarnya memasak berarti bisa menghasilkan makanan enak sehingga tidak ada aturan harus ber-skill tinggi. Oleh sebab itulah banyak lahir konten masak menarik.

Beberapa Cara Jitu Menghasilkan Konten Masak Menarik di Sosial Media

Tidak ubahnya dengan konten-konten di dalam sosial media lainnya, untuk menghasilkan konten memasak juga dibutuhkan cara jitu akan tetap menarik dan mendapatkan banyak perhatian. Hal tersebut biasanya memang digunakan bagi mereka content creator yang memang sudah lama membagikan kontennya dan berikut beberapa cara terbaiknya.

1. Memfokuskan Video pada Makanan atau Proses Memasaknya

Source : mulaindonesia.com
Source : mulaindonesia.com

Cara pertama yaitu dimana Anda diharapkan untuk memfokuskan video pada makanan dan proses pembuatan atau memasaknya. Namanya saja konten memasak, wajar jika diharuskan fokus pada jenis bahan, prosesnya sampai hasil makanannya. Dengan hadirnya pembuat konten di depan sebagai pembukaan juga boleh dilakukan.

Hal tersebut dibuat sebagai intermezzo antara pembuat konten dengan pengikutnya, semacam komunikasi searah. Setelah itu selanjutnya memfokuskan pada proses memasak juga makanan serta bahan-bahan yang dibutuhkan agar penonton juga tahu apa saja bahan-bahannya dan seperti apa. Terutama mereka pemula baru belajar memasak.

2. Jangan Terlalu Banyak Memasukkan Pembuat Konten ke dalam Frame

Source : xwork.co
Source : xwork.co

Bukannya tidak boleh, seperti penjelasan sebelumnya bahwa boleh melakukannya namun sebaiknya jangan terlalu sering karena memang akan membuat penonton justru kurang minat. Hal tersebut karena memang konten memasak yang diutamakan adalah proses memasaknya bukan siapa koki-nya, boleh muncul tetapi sebagai pembuka saja.

Berbeda dengan konten-konten tutorial make up yang memang membutuhkan wajah di empunya konten di depan kamera atau modelnya. Namun untuk memasak ini sepertinya tidak disarankan karena fokus terbaiknya bukan disana tetapi pada bahan-bahan masakan, proses, serta hasil akhir makanannya, kecuali acara masak-masak di televisi.

3. Usahakan untuk Memperhatikan Asap dari Proses Memasaknya

Source : kuyou.id
Source : kuyou.id

Tidak semua content creator memasak mempunyai cooked hook yang ditempatkan di atas kompornya. Percaya atau tidak dari sekian banyak koki di sosial media, mempunyai ciri khasnya masing-masing dalam memberikan proses memasaknya. Seperti salah satu konsep memasak di alam bebas, sehingga menggunakan kayu bakar.

Hal tersebut tentunya mempengaruhi asap yang dihasilkan. Oleh sebab itu cara jitu selanjutnya adalah dimana harus memperhatikan asap dari proses memasaknya tersebut. Salah-salah bisa menghalangi hasil videonya sehingga kurang memuaskan. Solusinya tentu saja bagaimana Anda meletakkan kamera berlawanan arah dengan angin menuju asapnya.

4. Menggunakan Konsep ASMR atau Lagu-lagu Trending yang ada di Sosmed

Source : rukita.co
Source : rukita.co

Konten memasak dengan konsep ASMR atau memperjelas suara “kres kres” saat memotong sayuran, hingga sizzling yang menyenangkan ketika memasukkan bahan ke dalam minyak panas. Hal-hal seperti itu ternyata sering dijadikan sebagai latar suara konten-konten memasak saat ini trending di sosial media.

Tanpa disadari suara tersebut terdengar sangat menyenangkan ketika didengar, oleh sebab itulah masuk ke dalam ASMR. Selain itu untuk meningkatkan ketertarikan penonton pada acara atau konten memasak Anda adalah menggunakan lagu-lagu trending, bisa juga menjadi cara agar viral dan mendapatkan like juga banyak penonton.

5. Memilih Bahan Makanan yang Segar dengan Peralatan Masak Berwarna Cerah

Source : vickyfahmi.com
Source : vickyfahmi.com

Pernah mendengar bagaimana sangat pentingnya peran penggunaan warna pada sebuah konten video? Penetapan warna yang akan masuk ke dalam tangkapan kamera adalah hal penting dalam dunia fotografi. Tidak heran jika terkadang beberapa diharuskan menggunakan baju cerah, begitu juga dengan konten-konten memasak.

Dimana cara selanjutnya adalah memilih bahan makanan segar sehingga warnanya masih cerah dan jika masuk ke dalam frame terlihat sempurna. Lalu ditambah lagi dengan penggunaan peralatan masak berwarna cerah, akan mendukung pengambilan video lebih baik juga minim editing.

6. Memanfaatkan Fitur Filter yang ada di setiap Sosial Media

Source : suara.com
Source : suara.com

Setiap sosial media akan mempunyai koleksi filternya masing-masing. Hal tersebut tentunya bisa digunakan sebagai pendukung estetika dari pewarnaan pengambilan gambar, meskipun sudah menggunakan cara sebelumnya hal ini juga patut dicoba.

Semakin menarik konten memasak yang Anda buat, tentunya akan banyak pengguna sosmed lainnya merasa ingin melihatnya. Melalui cara diatas seoga bisa membantu dalam memulai membuat konten-konten memasak terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik