Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Jenis-jenis Iklan Online yang Patut Anda Coba

Bagi Anda yang sedang merintis usaha sangat penting mengetahui perihal jenis iklan melalui media online yang terbukti paling ampuh. Tujuannya tentu sebagai strategi branding serta menumbuhkan awareness dari target market. Kemajuan teknologi saat ini memang sangat membantu utamanya karena jangkauannya tidak terbatas.

Jenis-jenis Iklan Online

Iklan online sendiri merupakan cara pengenalan suatu produk bisa berupa barang atau jasa melalui internet. Bentuknya cukup beragama misalnya saja video, pamflet, dan katalog. Persebarannya yang bisa menjangkau khalayak luas membuatnya dipandang lebih berpengaruh. Berikut ulasan lengkapnya:

1. Video Remarketing

source: acquisio.com

Peningkatan penggunaan iklan jenis ini awal mulanya tercatat paling tinggi pada tahun 2017. Setelah melihat dampaknya dan kecenderungan masyarakat membuat para pebisnis baik berskala besar maupun kecil memilih video remarketing untuk memperkenalkan produk kepada khalayak luas.

Video remarketing sendiri ada banyak jenisnya misalnya saja demo produk, live stream, dan vlog. Meski dikemas secara singkat namun terbukti jika memiliki pengaruh besar dalam jangka panjang. Tipe audio visual juga terbilang sangat efektif sebab lebih mudah diingat.

2. Remarketing

source: slidesharecdn.com

Google awards yang kini lebih dikenal dengan Google Ads Remarketing akan menunjukkan iklan kepada khalayak telah mengunjungi website atau aplikasi resmi Anda. Belakangan ini memang metode ini dimanfaatkan oleh banyak pihak karena dinilai memberikan dampak sangat baik untuk menunjang progres pembelian.

Meski pada kenyataannya saat melihat atau menyaksikan iklan tersebut belum memiliki minat, namun tidak menutup kemungkinan jika nantinya akan memberi pengaruh besar. Berdasarkan pengalaman, sistemnya yakni merekomendasikan situs, produk, maupun aplikasi yang sering Anda lihat berdasarkan database.

3. Email Marketing

source: jojonomic.com

Iklan online jenis ini sering dipilih untuk mengupdate informasi kepada pelanggan yang pernah melakukan transaksi atau terhubung melalui sebuah komunitas. Daya tarik pada email marketing terletak pada pengenalan produk baik berupa barang atau jasa secara personal.

Umumnya perusahaan akan mengupdate segala aktivitasnya baik berkaitan dengan launching produk baru, jalinan kerja sama misalnya dengan idol, dan promo terkini. Cara ini terbukti memberikan daya tarik lebih besar. Guna menghindari dampak buruknya maka update tersebut dilakukan secara berkala.

4. Paid Sosial

source: clickdimensions.com

Iklan di media sosial memudahkan Anda untuk menargetkan calon pelanggan baik dari segi usia, tingkat ekonomi, maupun style. Beberapa platform media sosial yang terpopuler saat ini seperti Facebook Ads, Instagram Ads, dan Twitter Ads. Sebelum melakukan kerja sama sebaiknya ketahui syarat dan ketentuannya.

Saat akan memilih layanan di atas, sebaiknya ketahui terlebih dahulu mana yang memiliki dampak paling besar. Pastikan sesuai dengan target audience berdasarkan peminatan, usia, gender, dan kebutuhan. tujuannya untuk mengefektifkan kinerja selama beriklan menggunakan platform tersebut.

5. Paid Search

source: hostpapa.ca

Kemajuan teknologi memang membantu banyak orang termasuk para pebisnis agar lebih mudah dalam memperkenalkan produknya ke khalayak. Keberadaan web browser merubah perilaku konsumen yang disebut dengan Zero Moment of Truth yakni suatu kondisi ketika khalayak akan mencari rekomendasi suatu produk atau layanan di internet.

Bagi Anda yang berminat menggunakan sistem iklan ini maka silahkan bekerja sama dengan Google Ads. Pengguna nantinya bisa mendapatkan cara beriklan melalui hasil pencarian, iklan Youtube, aplikasi seluler, dan display. Keefektifannya sudah dibuktikan banyak perusahaan berskala besar maupun kecil.

6. Native Advertising

source: maxmanroe.com

Istilah ini mungkin untuk sebagian orang masih asing, native advertising sendiri merupakan iklan yang muncul di berbagai platform media online dengan format menyesuaikan dengan platform terkait. Di samping itu umumnya harganya dihitung berdasarkan ukuran, durasi, serta penempatan.

Ketika iklan yang ditampilkan menggunakan ketentuan tersebut, maka diharapkan saat kemunculannya tidak akan mengganggu kegiatan user. Bentuknya sendiri sangat beragam bisa berupa video, gambar, atau tulisan. Hal ini bergantung dari platform yang Anda gunakan.

Demikian penjelasan mengenai jenis iklan online yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan awareness khalayak. dengan begitu berdampak pada banyaknya peminat baik produk maupun pelayanan di perusahaan Anda. hanya saja saat mengemas iklan jenis ini harus menarik serta memperhatikan pemilihan platform sesuai target audience.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik