Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Ketahui 5 Gaya Kerja Milenial di Industri Startup

Di zaman yang serba digital dan penuh kecanggihan teknologi ini, banyak pengusaha dan karyawan yang masuk dalam kategori usia milenial membuat inovasi dalam dunia pekerjaan. Salah satu inovasi kerja yang dimaksud adalah menjamurnya perusahaan startup dimana tentunya gaya kerja mereka berbeda dengan perusahaan konvensional pada umumnya. Lalu, seperti apakah gaya kerja milenial yang dimaksud? Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

Ciri-Ciri Gaya Kerja Milenial di Industri Startup

Saat ini, sudah sangat banyak para pengusaha dan tentunya bersama karyawan mereka yang mengembangkan bisnis startup menjadi salah satu ladang mengais rejeki yang sangat menjanjikan. Bagaimana tidak, pasalnya dengan bekerja di startup, Anda bisa bersantai dan mendapat gaji yang besar. Tentunya, semua harus sesuai skill Anda yang mungkin tidak dimiliki orang lain. Inilah mengapa, bisnis startup banyak dilirik dan dikuasai kaum milenial.

Mungkin, ada diantara Anda yang belum memahami apa itu kaum atau generasi milenial. Jika dilihat dari tahun lahirnya, mereka yang masuk dalam golongan ini adalah orang-orang yang lahir diantara tahun 1980-an sampai 1997-an. Sering disebut juga Generasi Y, kaum ini lahir dimana teknologi mulai berkembang dan ada di setiap lapisan hidup masyarakat. Alhasil, terjadi perubahan dominan di kehidupan, salah satunya di tempat kerja.

Tidak hanya pada cara pandang mereka akan pekerjaan, kaum milenial juga membuat perubahan akan cara bekerja yang mana disebut gaya kerja milenial. Lalu, seperti apakah ciri-ciri dari gaya kerja yang banyak dipakai di perusahaan-perusahaan startup dan menjadi gaya kerja kekinian yang banyak diadopsi perusahaan-perusahaan teknologi super besar di dunia ini?

  1. Waktu Kerja Lebih Fleksibel

Pertama, gaya kerja kaum milenial di bidang startup biasanya adalah waktu kerja yang lebih fleksibel. Jika dulu ke kantor harus tepat jam 8 pagi dan baru boleh pulang jam 5 sore, maka sekarang ini di bisnis startup, karyawan bebas datang semaunya. Alhasil, jam 10 adalah jam masuk kantor dimana mereka memang akan lebih produktif di siang hari dibanding harus masuk di pagi hari.

  1. Bisa Kerja Dimana Saja

Kedua, gaya kerja kaum milenial di bidang startup biasanya adalah bisa dikerjakan dimana saja. Anda punya deadline pekerjaan tapi ingin traveling? Bisa banget lho. Di bisnis startup, para bos tidak akan mengejar absen Anda, melainkan mereka hanya fokus pada hasil yang Anda capai. Jadi, terserah Anda mau masuk kantor atau bepergian, yang jelas pekerjaan Anda wajib diserahkan tepat waktu dengan hasil memuaskan.

  1. Team Work Santai Tapi Potensial

Ketiga, gaya kerja kaum milenial di bidang startup biasanya adalah memiliki team work yang orang-orangnya santai, tapi mereka sangat profesional dalam bidang pekerjaan. Orang-orang seperti ini biasanya lebih mengandalkan brainstrom dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Alhasil, kreatifitas dan wawasan yang luas sangat penting dimiliki oleh Anda yang ingin bekerja di lingkungan orang-orang milenial di startup.

  1. Lingkungan Kerja Nyaman dan Kekinian

Keempat, gaya kerja kaum milenial di bidang startup biasanya adalah lingkungan kerjanya yang nyaman. Biasanya, pimpinan perusahaan startup adalah orang yang tidak kaku dan sangat ingin membuat perusahaan mereka jadi ‘tempat’ ternyaman karyawan. Alhasil, mereka akan melengkapi kantor dengan cafetaria, gym, dan tempat-tempat menarik lainnya.

  1. Promosi Karier Cepat

Terakhir, gaya kerja kaum milenial di bidang startup biasanya adalah promosi karier yang umumnya cepat. Anak-anak milenial adalah tipe yang gampang bosan sehingga demi mengantisipasi mereka yang keluar-masuk perusahaan, maka biasanya pergantian posisi dan promosi karier cukup cepat dan sesuai dengan skill. Inilah mengapa, changing role biasanya sangat umum terjadi diantara karyawan-karyawan di perusahaan startup.

Demikian ulasan mengenai 5 ciri-ciri gaya kerja milenial yang banyak disukai oleh para pengusaha dan karyawan usia milenial. Boleh dibilang, gaya ini adalah salah satu inovasi terbaik dalam dunia kerja dimana sekarang kita harus mampu menyesuaikan diri dengan zaman yang serba digital dan penuh kecanggihan teknologi. Jika tidak, tentunya kita yang tidak mau berinovasi akan terlindas zaman. Semoga ulasannya bermanfaat untuk Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik