Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Novel Digital : Apakah Lebih Menarik daripada Membaca secara Langsung melalui Buku ?

Di zaman modern serba digital seperti sekarang ini membuat semua hal yang seharusnya hadir dalam bentuk fisik nyata mengharuskan dirinya juga merubah menjadi digital. Salah satunya adalah novel digital saat ini sedang banyak sekali diminati bahkan dijadika selingan ketika menunggu, melakukan hal-hal berjeda lumayan lama. Namun apakah cara tersebut lebih menarik? Yuk membahasanya.

Membahas Terkait adanya Novel Digital yang Menimbulkan Pertanyaan apakah Lebih Menarik

Jika menjawab terkait ketertarikan membaca secara digital atau fisik buku secara langsung akan dikembalikan lagi pada masing-masing penggunanya. Hal tersebut karena mungkin sebagian orang yang memang memiliki hobi membaca lebih prefer membacanya langsung melalui buku. Tidak semua hanya sebagian, oleh sebab itu mari membahasnya melalui poin di bawah ini agar lebih jelas.

1. Novel Digital Masuk kedalam Aplikasi dengan Berbagai Macam Judul

Source : kumparan.com
Source : kumparan.com

Jika boleh berpendapat, mungkin bagi penulis hal ini justru akan memberikan dampak kurang baik bagi mereka. Pertama, karena novel karyanya tidak bisa terbit secara fisik dan dibukukan resmi sehingga pencapaian diri dirasa kurang sempurna. Kedua, dengan banyaknya judul yang ada tentunya membuat satu karya berharga menjadi sama.

Bisa dicontohnya, hanya semisalnya novel sekelas penulis ternama Indonesia masuk ke dalam aplikasi tersebut nilainya menjaid berkurang. Penjelasan di poin ini berlaku bagi novel-novel yang masuk ke dalam aplikasi sehingga bercampur judul lainnya tanpa dibukukan. Sedangkan pencapaian dari seorang penulis novel adalah ketika karyanya dibukukan. Penilaian tersebut dilihat dari sisi penulis.

2. Memudahkan Pembaca Mempunyai Banyak Referensi Buku tanpa Harus Membeli

Source : reportasee.com
Source : reportasee.com

Dalam poin pertama sudah dijelaskan terkait penilaian dari sudut pandang penulis, sedangkan kedua pendapat kedua ini berlaku bagi para pembaca yang notabene masyarakat aktif dalam dunia maya. Tentunya mereka merasa dimudahkan dengan adanya novel digital, karena tidak perlu membeli sati per satu buku untuk mendapat referensi bacaan.

Jangan salah melalui aplikasi itu juga pengguna diharapkan membayar untuk bisa lebih mengakses banyak judul novel. Cara kerja yang sama dengan aplikasi streming musik, jika tidak membayarnya atau membeli akun prmeium mungkin Anda hanya bisa mengakses beberapa judul saja. Namun nyatanya juga banyak yang tertarik serta berlangganan.

3. Harus Diakses secara Langsung Menggunakan Jaringan Internet

Source : odisi.my
Source : odisi.my

Seperti sudah dijelaskan bahwa cara kerjanya sama seperti aplikasi musik streaming, sehingga untuk mengaksesnya pembaca diharuskan terkoneksikan pada jaringan internet. Jika tidak ada tentunya tak akan bisa memprosesnya sehingga Anda kurang bisa menggunakannya setiap saat, sedangkan merasa bosan, menunggu dan sejenisnya waktunya belum pasti.

Oleh sebab itulah tidak semua masyarakat memilihnya sebagai rekomendasi membaca. Mereka masih lebih suka membawa bukunya, mengingat membaca dimana saja tak membutuhkan jaringan internet. Hanya perlu membukanya, selain itu juga lebih menghargai penulisnya yang merasa bahwa buku-bukunya itu adalah pencapaian luar biasanya.

4. Memudahkan dalam Menerapkan Kebiasaan Membaca di Era Digital

Source : cnnindonesia.com
Source : cnnindonesia.com

Dengan adanya aplikasi membaca novel tersebut lebih memudahkan dalam menerapkan kebiasaan membaca di era digital seperti sekarang. Hal tersebut karena saat ini sudah mulai terlihat kurangnya ketertarikan seseorang dalam membaca buku, dikalahkan dengan penjelajahan di media sosial dan sejenisnya.

Oleh sebab itulah keberadaan novel digital tersebut memudahkan masyarakat yang kurang hobi membaca menjadi lebih menyukainya. Hal itu karena mereka merasa untuk mengaksesnya lebih mudah tidak perlu membeli bukunya di toko buku, notabene mungkin jauh dari kawasan rumahnya.

5. Lebih Memajukan Semua Hal yang Berbau Digital

Source : liputan6.com
Source : liputan6.com

Perlu diketahui bahwa dengan adanya novel digital tersebut penulis juga diharuskan memberikan desain covernya yang juga berbentuk digital. Oleh sebab itulah aplikasi tersebut membantu dalam lebih memajukan berbagai macam berbau digital termasuk desain graphics yang memang diharuskan ada untuk cover meskipun mungkin sebenarnya manfaatnya sebagai identitas novelnya.

6. Menjadi Lahan Bagi Penulis Pemula dalam Menghasilkan sebuah Novel

Source : pikiran-rakyat.com
Source : pikiran-rakyat.com

Disamping sedikit tidak sejalan dengan penulis-penulis senior, namun pada dasarnya aplikasi novel digital menjadi lahan bagi penulis pemula dalam menghasilkan sebuah novel. Hal tersebut karena sebelum mengeluarkan ceritanya disana, mereka akan dibimbing hingga menghasilkan cerita make sense dan menarik untuk dibaca.

Terlepas dari semua poin di atas, sama seperti aplikasi lainnya, novel digital mempunyai kekurangn dan kelebihan tersendiri. Selain itu mungkin bagi sebagian penulis kurang menyetujui karena semakin menurunkan penjualan buku, namun di sisi lain ada penulis-penulis pemula lain diuntungkan akan keberadaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik