Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Apa Sebenarnya Tugas Media Sosial sebagai Media Pers non Formal Andalan Masyarakat dalam Menggali Berita?

Pada dasarnya jika akan mengaitkan media sosial sebagai sumber berita, bukan hal yang salah tetapi tidak disarankan. Namun sayangnya saat ini semua masyarakat lebih memilih menggali semua informasi melalui medsos daripada media mainstream formal sehingga mau tidak mau medsos harus memerankan tugasnya dalam penyediaan info secara tidak langsung.

Beberapa Tugas yang Harus dilakukan oleh Media Sosial sebagai Media Pers non Formal andalan Masyarakat

Media sosial sebagai media pers non formal sendiri maksudnya adalah dalam konteks peraturan pemberitaan di Indonesia, sebenarnya medsos bukan merupakan tempat pemberitaan resmi. Namun karena kemajuan teknologi, masyarakat bahkan bisa menjadi narasumber melalui akun medsosnya sehingga secara non formal medsos sudah berperan menjadi media pers.

Kendalanya adalah media sosial sendiri menjadi banyaknya sumber utama tersebarnya berita hoax. Hal tersebut karena mereka bukan media pers resmi pilihan Dewan Pers Indonesia, bahkan setiap pengguna bisa menjadi narasumber sehingga beritanya belum tentu benar. Namun kondisi saat ini mengharuskan medsos menjadi medai-media itu dan berikut tugas yang seharusnya dilakukannya.

1. Meningkatkan Fiturnya untuk Menyaring Berita Benar atau Tidak

Source : kompasiana.com
Source : kompasiana.com

Sampai saat ini melihat bagaimana teknologi berkembang pesat memberikan kemajuan signifikan, namun belum ada yang bisa secara otomatis menyaring berita benar atau tidak. Hanya ada beberapa medsos yang akan memblokir akun dengan postingan tidak sesuai kriteria sesuai media-media pada umumnya, tidak mengandung SARA dan lainnya.

Selain itu, media sosial juga akan melakukan pemblokiran pada akun yang banyak dilaporkan oleh pengguna lain karena kontennya menganggu. Namun sampai saat ini inovasi menciptakan fitur penyaringan berita belum ada karena memang sebenarnya medsos ataupun teknologi maju apapun tidak akan pernah bisa mengatur berita-berita tersebar di media sosial maupun mainstream.

2. Melakukan Pengawasan dan Menindaklanjuti secara Tegas Pelaku Penyebaran Hoax

Source : pikiran-rakyat.com
Source : pikiran-rakyat.com

Terlihat cukup sederhana namun sebenarnya untuk menindaklanjuti pelaku penyebaran hoax sedikit rumit karena melacaknya pun tidak mudah. Namun di era teknologi modern dan maju seperti ini sudah seharusnya media sosial bisa melakukan pengawasan sehingga adanya berita-berita bohong tersebut bisa dicegah semakin melebar.

Media Sosial sekarang justru menjadi sumber berita utama andalan masyarakat dan lebih sering diakses oleh mereka daripada media mainstream resmi. Oleh sebab itulah dipilih langsung, sudah seharusnya medsos meningkatkan pengawasannya pada berita-berita yang tersebar. Jika memang terlihat kurang menyakinkan bisa langsung take down sebelum tercemar lagi.

3. Menjadi Media Pers non Formal yang Bertanggungjawab

Source : blog.dnetprovider.id
Source : blog.dnetprovider.id

Tugas ketiga ini juga sudah seharusnya dimiliki oleh semua media pers di dunia, baik formal maupun non formal seperti media sosial. Sebagai media yang bertangungjawab tentunya harus bisa memberikan berita-berita akurat berdasarkan fakta, jika ada satu atau dua berita bohong sebaiknya segera diambil tindakan.

Sama halnya dengan pembahasan poin sebelumnya, dimana media sosial sebenarnya bertugas mengawasi dan menindaklanjuti adanya kesalahan dalam pemberitaan. Namun sayangnya memang pada dasarnya medsos bukan media pers sehingga merasa tidak harus melakukannya. Oleh sebab itulah sebagai pengguna harus lebih bijak saja dalam menggunakannya.

4. Bukan Tugas Media Sosial tetapi Masyarakat sebagai Penggunanya

Source : kompas.com
Source : kompas.com

Pada dasarnya yang menjadikan media sosial sebagai media pers non formal adalah masyarakat selaku pengguna aktifnya. Eksistensi medsos diawal sebenarnya hanya untuk lifestyle kesenangan penggunanya, dimana mereka membagikan berbagai moment berharga menggunakan fitur-fitur terbaiknya. Namun semakin berkembangnya zaman, ternyata masyarakat menjadikannya tempat penyedia berita.

5. Harus Bisa Bekerjasama dengan Masyarakat Menyediakan Berita Akurat

Source : ui.ac.id
Source : ui.ac.id

Melihat bagaimana hubungannya dengan masyarakat, seharusnya sebagai media pers non formal yang ditunjuk langsung oleh mereka, media sosial harus bisa bekerja sama menyediakan berita akurat. Dengan begitu tidak akan ada lagi berita-berita hoax atau bohong merugikan banyak pihak.

6. Menjaga Kualitas Media Sosial sebagai Penyedia Berita Terbaik

Source : viva.co.id
Source : viva.co.id

Tugas terkahirnya tentu saja menjaga kualitas media sosial sebagai penyedia berita terbaik. Hal tersebut karena sampai kedepannya, medsos akan selalu memenangka tempat sebagai andalan masyarakat mencari informasi terkini. Oleh sebab itu harus menjaga kualitasnya di dunia digitalisme.

Kesimpulannya adalah pada dasarnya yang harus mengemban tugas-tugas tersebut masyarakat, karena mereka menjadikan media sosial sebagai media pers non formal. Sedangkan medsos harus tetap meningkatkan fiturnya dalam mengatasi permasalahan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik