Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Wisata Gunung Bromo sedang Bersedih ! Banyak Dibicarakan Terkait Banyaknya Pungli dan Tarif Tak Masuk Akal

Tempat wisata gunung Bromo memang sedang banyak dijadikan incaran wisatawan di Indonesia maupun luar negeri. Namun sayangnya karena peristiwa yang tidak mengenakan membuat salah satu destinasi pariwisata terbaik tersebut tercoreng namanya dan banyak masyarakat mengurungkan diri mendatanginya. Mengapa? Apa yang terjadi sebenarnya? Akan dibahas berikut ini.

Membahas Kasus Wisata Gunung Bromo yang Mendapat Banyak Perhatian Netizen Dunia Maya

Sebenarnya sebelum ramainya cerita tentang wisata di Bromo dan belum terlalu ramai untuk berwisata disana, tarif yang dikeluarkan hanya untuk jasa tour guide sekaligus menyewa jeep. Naik kuda dan beli makanan disana membayar sendiri lagi, tetapi harganya tidak mahal. Nah melihat bagaimana keluhan masyarakat sepertinya memang ada yang tidak beres, berikut pembahasan terkait kasusnya.

1. Diviralkan di Media Sosial Terkait Keharusan Membayar saat Mengambil Video

Source : celebrities.id
Source : celebrities.id

Peristiwa yang akhirnya mencoret nama baik tempat wisata Gunung Bromo tersebut dimulai dari salah satu video dari akun di media sosial. Memperlihatkan bahwa ada seorang pemandu kuda meminta tarif 50 ribu hanya karena mereka mengambil videonya dari belakang dan mengetahuinya. Hal ini dianggap sudah melampaui batas serta masuk ke pungli atau pungutan liar.

Hal tersebut otomatis membuat pengguna lainnya memberikan pendapat dan ternyata banyak yang merasa kecewa setelah melakukan perjalanan ke Bromo. Namun, pemadu tersebut sudah meminta maaf secara pribadi didampingin pihak berwajib. Nasi sudah menjadi bubur, masyarakat terlanjur melihatnya serta mengecap Bromo saat ini tak masuk akal dalam menetapkan tarif.

2. Banyak Wisatawan yang Merasa Kecewa setelah Mendatangi Gunung Bromo

Source : travel.kompas.com
Source : travel.kompas.com

Melihat penjelasan pada poin sebelumnya, dengan adanya video tersebut, menarik perhatian pengguna media sosial lainnya yang juga ternyata merasakan hal sama. Mereka mengeluhkan banyaknya pungli, dimana total rupiahnya tidak masuk akal. Bahkan ada yang memberikan keluhan dimana jarak parkir Jeep ke lokasi utama harus menggunakan kuda tarifnya hingga 300 rb.

Berdasarkan pengalaman pribadi sudah pernah kesana di tahun 2014, saat itu menyewa jasa tour guide berangkat dari Malang Rp. 1.750.000 berangkat berlima sehingga dibagi 5 orang. Tarif tersebut sudah termasuk sewa jeep dan supir pengalaman dan makan siang. Wajar jika tarif saat ini naik, tetapi melihat kesaksian mereka dirasa penetapan harganya memang tidak masuk akal.

3. Harga Jajanan di Sekitar yang Ditawarkan Tidak Wajar

Source : id.pinterest.com
Source : id.pinterest.com

Selain memberikan keluhan terkait biaya di atas, banyak juga pengguna media sosial yang notabene adalah masyarakat pernah melakukan perjalanan ke Bromo mengeluhkan harga jajanan di sekitarnya tidak wajar. Dimana jagung bakar diberikan harga 25 ribu rupiah, belum lagi jajanan lainnya. Namun hal ini benar atau tidak belum ada lagi klarifikasi.

Wajar saja jika disana semua menjadi terdengar komersil. Hal tersebut karena akhir-akhir ini wisata gunung Bromo sering sekali menjadi tujuan masyarakat sehingga viral di media sosial. Bukan hanya itu saja, bahkan pengunjungnya datang dari selebritis ibu kota. Tidak heran jika akhirnya penjual dan warga lokalnya memanfaatkan keadaan tersebut, namun ternyata salah.

4. Masyarakat Lokal Mengambil Keuntungan dari Ramainya Gunung Bromo Sekarang

Source : orami.co.id
Source : orami.co.id

Sudah sempat disinggung sebelumnya, peristiwa mahalnya tarif yang diberlakukan saat di gunung Bromo tidak lepas dari masyarakat lokal mengambil keuntungan dari ramainya tempat wisata favorit tersebut. Memang akhir-akhir ini media sosial sedang ramai postingan pengguna sedang berlibur kesana.

Keindahannya membuat banyak pengguna media sosial lainnya juga ingin mendatanginya. Viralnya tempat tersebut membuat masyarakat lokal merasa memiliki kesempatan mengais rezeki dari sana. Namun mungkin jatuhnya berlebihan dan membuat pendatang merasa dikecewakan.

5. Pemerintah harus Bertindak Tegas karena Sudah Banyak Keluhan

Source : sindonews.net
Source : sindonews.net

Melihat peristiwa tersebut banyak pengguna yang menyarankan pemerintah setempat harus bertindak tegas. Banyaknya pungli serta penertiban terkait biaya memang tidak wajar di sebuah wisata. Hal ini menyebabkan Gunung Bromo tercoret keindahannya.

6. Keadaan Tempat Wisata Gunung Bromo sudah Tidak Seperti Dahulu

Source : kompas.com
Source : kompas.com

Melihat dari pengalaman di tahun 2013, ternyata Gunung Bromo tidak seindah dahulu. Hal tersebut karena peristiwa tidak nalarnya penetapan tarif hingga banyaknya pendatang sehingga untuk melihat keindahannya tergantikan oleh lautan manusia.

Apapun kebenarannya, diharapkan pemerintah setempat bisa langsung memberikan klarifikasi. Video permintaan maaf salah satu pemandu kuda dianggap kurang meyakinkan sehingga pengguna tetap mengurungkan niatnya mendatangi tempat wisata yang seharusnya menjadi primadona Indonesia tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik