Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Aplikasi Para Sultan? Kenalan sama Clubhouse yang Sedang Banyak digunakan Milyader

Dewasa ini jagad dunia media sosial sedang diramaikan dengan keberadaan aplikasi Clubhouse yang konon hanya digunakan oleh kalangan milyader, dari CEO Brand ternama hingga pengusaha sukses Indonesia dengan omset milyarannya. Apa sebenarnya aplikasi Clubhouse dan bagaimana menggunakannya.

Mengenal Aplikasi Sultan Clubhouse yang Sedang Ramai digunakan

Beberapa artis dengan julukan sultan juga ikut meramaikan jagad media sosial Clubhouse tersebut. Tidak semua orang bisa memilikinya karena aplikasi tersebut diciptakan khusus, apa ya keistimewaannya sehingga hanya bisa digunakan oleh orang-orang berlabel Sultan, berikut beberapa poin sedikit penjelasannya.

1. Hanya Bisa Diunduh Khusus Software IOs

Source : esquire.com

Salah satu alasan mengapa Clubhouse merupakan aplikasi untuk sultan adalah karena aplikasi tersebut hanya bisa diunduh khusus software IOs. Software tersebut tentunya hanya ada di gadget besutan Steve Jobs yaitu Apple, beberapa penggunanya harus menggunakan iPhone atau gadget lainnya.

Penggunaan laptop pun seharusnya bisa tetapi hanya untuk penggunaan MacBook Air, Pro dan lainnya. Tentu saja produk Apple terkenal dikalangan masyarakat sebagai kemewahan sehingga dengan syarat mengunduh Clubhouse harus IOs sudah menebalkan pemikiran orang biasa Clubhouse adalah aplikasi sultan.

2. Untuk Menjadi Anggota harus Dipanggil Pengguna Lain

Source : pcmag.com

Mengunduhnya pun belum tentu bisa langsung menggunakan diskusi di dalam room karena pengguna harus mendapat undangan dari pengguna lainnya agar ikut dalam sebuah room diskusi. Nah, hingga saat ini Clubhouse di Indonesia berisi orang-orang penting dengan jabatan atau bahkan pengusaha sukses.

Dari situlah mengapa kalangan room diskusinya masih dikuasai oleh pengusaha kelas milyader serta artis-artis dengan aset tujuh temurun juga CEO brand ternama di Indonesia salah satunya Tokopedia. Tentunya mereka saling terkoneksi dan mengundang sehingga itulah yang menyebabkan sebagian besar anggotanya kelas atas.

3. Dipopulerkan oleh Elon Musk dan Vlad Tenev

Source : businesstoday.in

Awal mula media sosial Clubhouse tiba-tiba viral, setelah CEO Tesla Elon Musk dan CEO Robinhood Vlad Tenev menggunakan aplikasi mewah itu untuk melangsungkan sesi diskusi berbobot tinggi. Proses diskusinya tersebut diunggah oleh channel youtube dari Tesla dengan durasi satu setengah jam.

Dari situlah mungkin warga Indonesia dengan kemampuannya merasa penasaran lalu mencoba dan akhirnya saat ini didominasi oleh para pengusaha milyader serta artis-artis yang sering diklaim sebagai sultan karena usahanya, sebut saja Raffi Ahmad dan juga celebrity chef Arnold Poernomo.

4. Sebelumnya Founder Clubhouse adalah Pengusaha Startup

Source : media.vanityfair.com

Founder dari Clubhouse sendiri adalah Rohan Seth dan Paul Davidson yang mempunyai segudang prestasi. Paul Davidson merupakan pengusaha startup, yaitu pengusaha dengan perusahaan baru masih merintis serta masih pada fase pengembangan beberapa produknya dan startup pertamanya Pinterest.

Namun sayangnya Davidson menjualnya. Sedangkan Rohan Seth merupakan warga asli India yang mempelajari ilmu dan teknik Manajemen dari Universitas Stanford, California. Pada bulan April 2020 kemudian keduanya mendirikan Clubhouse bersama investasi sebesar 1,4 triliun di bulan Januari.

5. Konsepnya Hampir sama dengan Podcast

Source : technowize.com

Konsepnya hampir sama dengan podcast, tetapi berbeda karena Clubhouse berkonsep lebih ke Live Broadcasting sehingga di dalam aplikasi tersebut user bisa berdiskusi mengenai idea atau permasalahan apapun dalam roomnya. Pengguna juga berkesempatan berada di room yang sama bersama orang-orang hebat.

Dalam satu room ada moderator atau speakernya sehingga jalannya diskusi memang santai namun masih terbilang resmi, tergantung dengan apa topik pembicaraannya. Bahkan bulan lalu para sultan Indonesia membahas mengapa orang kaya memakai sandal di dalam rumah dan mendapat 6.000 penonton.

6. User Mempunyai Keterbatasan dalam Mengundang Temannya

Source : tirto.id

Setiap user hanya mempunyai kesempatan mengundang 2 orang temannya, meskipun dibebaskan siapa saja boleh diundang tidak harus pengusaha atau orang terkenal. Tetapi penggunanya bisa meningkatkan jumlah undangan seiring berjalannya waktu. Dari sini sudah semakin mendekati mengapa Clubhouse istimewa.

Banyak masyarakat menyayangkan hanya bisa diunduh melalui IOs karena sebenarnya ponsel mahal seharga iPhone dimiliki juga oleh merek dagang lain bahkan kualitasnya setara. Belum ada alasan pasti mengapa hanya ada di IOs, semoga mereka segera merilisnya untuk pengguna Android.

Semua informasi di atas didapatkan dari membaca feed akun instagram dari @finfolkmoney yang memang sering membahas info-info terbaru di dunia media sosial dan berita lainnya. Untuk siapapun aplikasinya, sebenarnya niat awal pembentukannya tidak berkonsep perbedaan kasta kekayaan hanya kebetulan saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik